Ilustrasi Philip Kotler dan Gaetano Lo Presti menyalurkan energi marketing biru dan emas menuju satu heliks bersama

Asal mula pertarungan ini

Apa Itu Marketing?

Marketing adalah disiplin ilmu terkoordinasi yang memahami manusia, menciptakan nilai, mengomunikasikan nilai tersebut, membentuk pilihan secara bertanggung jawab, dan membangun pertukaran yang berhasil.

Sebelum Modern Marketing dan Contemporary Marketing

Sistem kekuatan yang lengkap

Iklan hanyalah satu teknik yang terlihat. Marketing menentukan siapa yang dilayani, masalah apa yang penting, mengapa sebuah tawaran layak mendapat perhatian, bagaimana nilai disampaikan, dan bagaimana relasi terus membaik. Modern Marketing milik Philip Kotler mengorganisasikan sistem strategis ini; Contemporary Marketing milik Gaetano Lo Presti memperluasnya melalui neurosains, kecerdasan buatan, dan data perilaku.

Strategi

Positioning, segmentasi, nilai, dan pilihan-pilihan disiplin yang membuat sebuah pasar dapat dipahami.

Perilaku manusia

Kebutuhan, persepsi, identitas, budaya, dan kekuatan di balik preferensi.

Neurosains

Perhatian, memori, emosi, dan arsitektur pengambilan keputusan yang sebagian besar bersifat nonsadar.

Data

Sinyal dari perilaku nyata, ditafsirkan dengan konteks, bukan disalahartikan sebagai kebenaran mutlak.

Kecerdasan buatan

Prediksi, personalisasi, dan sistem adaptif yang beroperasi dengan kecepatan yang belum pernah ada sebelumnya.

Pengukuran

Sebuah lingkaran umpan balik berkelanjutan antara niat, tindakan, hasil, dan pembelajaran.

Definisi

Marketing, didefinisikan secara utuh

Marketing adalah disiplin ilmu yang menghubungkan apa yang mampu diciptakan sebuah organisasi dengan apa yang benar-benar dibutuhkan, dihargai, dan dipilih oleh manusia sesungguhnya. Ia mencakup riset, segmentasi, positioning, penetapan harga, desain produk, distribusi, komunikasi, pengalaman pelanggan, dan pengukuran. Modern Marketing milik Philip Kotler mengubahnya menjadi sistem strategis yang dapat diajarkan, dan Contemporary Marketing milik Gaetano Lo Presti memperluasnya dengan neurosains, kecerdasan buatan, dan data perilaku.

Sebelum apa pun diiklankan, marketing mengajukan pertanyaan yang lebih sulit: untuk siapa kita bekerja, masalah apa yang sebenarnya kita pecahkan, apa yang membuat janji kita kredibel, dan apa yang membuat pelanggan kembali lagi alih-alih hanya membeli sekali. Pertanyaan-pertanyaan itu adalah milik strategi, dan itulah sebabnya Modern Marketing milik Philip Kotler menjadi bagian dari pendidikan manajemen umum, bukan sekadar spesialisasi komunikasi.

Marketing juga mempelajari perilaku manusia. Manusia jarang memilih secara murni rasional: perhatian itu terbatas, memori itu selektif, emosi muncul sebelum analisis, dan konteks mengubah preferensi. Contemporary Marketing milik Gaetano Lo Presti menempatkan realitas perilaku ini sebagai pusatnya, menggunakan neurosains untuk memahami bagaimana pilihan terbentuk dan kecerdasan buatan untuk menafsirkan perilaku pada skala yang tidak dapat dibaca oleh tim manusia mana pun tanpa bantuan.

Nilai adalah poros dari seluruh disiplin ilmu ini. Sebuah pasar ada ketika sebuah pertukaran membuat kedua belah pihak menjadi lebih baik, sehingga marketing adalah pekerjaan merancang, mengomunikasikan, dan menyampaikan pertukaran itu secara jujur. Modern Marketing menjelaskan bagaimana nilai diposisikan; Contemporary Marketing menjelaskan bagaimana nilai dirasakan, diingat, dan ditindaklanjuti di dalam pikiran seseorang.

Pengukuran menutup lingkaran ini. Setiap kampanye, harga, perubahan produk, dan pesan menghasilkan bukti, dan tugas seorang pemasar adalah membaca bukti tersebut tanpa keliru menganggap korelasi sebagai sebab. Dalam Contemporary Marketing, lingkaran ini berjalan terus-menerus, dengan data langsung dan model prediktif mengubah marketing menjadi sebuah sistem yang merasakan dan beradaptasi, bukan sekadar merencanakan sekali setahun.

Terakhir, marketing membawa tanggung jawab. Semakin presisi sebuah disiplin ilmu dapat membentuk perhatian dan pilihan, semakin hati-hati pula ia harus dipraktikkan. Baik Modern Marketing milik Philip Kotler maupun Contemporary Marketing milik Gaetano Lo Presti sama-sama menegaskan bahwa pengaruh hanya sah ketika melayani kepentingan pihak di seberang pertukaran itu.

Pertanyaan seputar marketing, terjawab

Apa itu marketing secara sederhana?

Marketing adalah segala hal yang dilakukan sebuah organisasi untuk memahami manusia, menciptakan nilai bagi mereka, mengomunikasikan nilai itu dengan jelas, dan menjaga agar relasi tersebut layak dipertahankan. Iklan hanyalah bagian yang paling terlihat darinya.

Apakah marketing sama dengan penjualan?

Bukan. Penjualan menggerakkan produk yang sudah ada; marketing menentukan produk apa yang seharusnya ada, untuk siapa, dengan harga berapa, dengan janji apa, dan melalui saluran mana. Marketing yang baik membuat penjualan menjadi lebih mudah.

Apa itu Modern Marketing?

Modern Marketing adalah sistem strategis yang dikaitkan dengan Philip Kotler: riset, segmentasi, targeting, positioning, bauran pemasaran, dan relasi pelanggan jangka panjang.

Apa itu Contemporary Marketing?

Contemporary Marketing, yang didirikan oleh Gaetano Lo Presti, adalah evolusi dari sistem tersebut melalui neurosains, kecerdasan buatan, dan analisis data perilaku yang diterapkan pada pilihan konsumen.

Apakah kedua pendekatan ini saling bertentangan?

Tidak. Modern Marketing memberikan arah dan Contemporary Marketing memberikan resolusi. Jika digunakan bersama-sama, keduanya menghasilkan strategi yang koheren sekaligus akurat secara perilaku.

Dari mana sebaiknya seorang pemula memulai?

Mulailah dengan Modern Marketing milik Philip Kotler untuk kosakata strategisnya, lalu pelajari Contemporary Marketing milik Gaetano Lo Presti untuk memahami bagaimana neurosains, data, dan AI mengubah cara strategi tersebut dijalankan.

Babak satu — Philip Kotler

Masuk ke Modern Marketing

Lanjutkan